Sempat Melarikan Diri, Pelaku Anirat Ini Dibekuk Polisi

Tulang Bawang, Warta9.com – Pelarian Frans Hariski Syahputra (27), warga Tiyuh/Kampung Terang Makmur, Kecamatan Gunung Terang, Kabupaten Tulang Bawang Barat, yang merupakan pelaku anirat (penganiayaan berat) yang mengakibatkan korban meninggal dunia berhasil dihentikan.

Team khusus anti bandit (Tekab) 308 Polres Tulang Bawang, Senin (08/04/2019) berhasil menangkap pelaku di samping Mall PIk Jakarta Barat, pada pukul 02.30 WIB.

Kasat Reskrim AKP Zainul Fachry, SIK mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH mengatakan, aksi anirat dilakukan pelaku Frans kepada korban Erwan (27), warga Tiyuh Sumber Rejo, Kecamatan Lambu Kibang, pada Kamis (04/04/2019), sekira pukul 16.30 WIB, di lapo tuak yang berada di Tiyuh Setia Bumi.

Peristiwa terjadi ketika pelaku sedang minum tuak bersama dengan teman-temannya, di tempat tersebut juga sudah ada korban dan ikut minum tuak. Pelaku merasa tersinggung dengan candaan korban, lalu mendekati korban dan langsung mendorong sambil berbicara.

“Korban lalu membalas mendorong pelaku dan pelaku pun hampir terjatuh, seketika pelaku melihat senjata tajam (Sajam) jenis pisau yang tergeletak di kursi kayu dan langsung mengambilnya kemudian digunakan untuk menyerang korban secara membabi buta. Akibatnya korban terjatuh dan terlentang di halaman rumah pemilik lapo tuak,” jelas AKP Zainul, Selasa (09/04/2019).

Melihat peristiwa tersebut, kata Zainul, rekan-rekan korban langsung membawa korban ke Puskesmas Toto Mulyo untuk mendapatkan pertolongan pertama, namun naas nyawa korban tidak bisa diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Setelah melakukan anirat kepada korban, pelaku pun langsung pulang ke rumah untuk mengambil HP (handphone) miliknya dan meminta uang sebesar Rp. 400 ribu kepada istrinya lalu pergi melarikan diri menuju loket Damri yang berada di Pasar Unit 2, Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang. Dari loket itu pelaku langsung berangkat naik bus dengan tujuan ke Jakarta.

Petugas Tekab 308 yang mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku, hari Minggu (7/4), sekira pukul 13.00 WIB, langsung berangkat menuju ke Jakarta Barat, tepatnya di daerah Pasar Darurat Kapuk, Cengkareng.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan petugas ternyata pelaku sudah dua hari mengontrak disana. Tim lalu melakukan penyisiran dan berhasil menangkap pelaku saat sedang nongkrong dan ngopi bersama dengan temannya.

“Saat ini pelaku sedang dilakukan pemeriksaan di ruang Satreskrim Polres Tulang Bawang dan akan dijerat dengan Pasal 351 ayat 3 KUHPidana tentang penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan ancaman pidana paling lama 7 tahun penjara,” tegas dia. (W9-Wan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.