Sakit Hati, Mantan Buruh Bunuh Majikan

Denpasar Bali, Warta9.com – Kasus penganiayaan terjadi di Perumahan Polri Abian Timbul, wilayah Jalan Imam Bonjol No.326 B6-B7, Denpasar Barat (Denbar), Selasa (26/2) lalu. Dimana, pasangan suami istri (pasutri), Hoo Sigit Pramono dan Dian Indah Permatasari (57), ditusuk pisau serta dipukul menggunakan batang bambu.

Akibatnya, korban Sigit meregang nyawa setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit dan kejadian ini baru dilaporkan ke Polsek Denbar, Jumat (8/3) lalu.

Usai menerima laporan, tim gabungan Polsek Denbar dan Resmob Polresta Denpasar dipimpin Kanit I Iptu Made Yudistira melakukan penyelidikan. Hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, terungkap pelakunya, Mohamad Chusen (36). Akhirnya, Ia berhasil ditangkap di kampungnya di wilayah Jombang, Jawa Timur, Sabtu (9/3) lalu.

Saat diinterogasi, pelaku yang kos di Jalan Segina, Denpasar ini, mengaku sakit hati karena diberhentikan menjadi buruh di proyek korban. Dan mempersiapkan pisau dan bambu untuk menganiaya kedua korban.

Selanjutnya pelaku mendatangi rumah mantan majikannya tersebut. Setibanya di sana, pelaku menyerang Sigit menggunakan pisau. Dia menusuk perut serta dan dada Sigit. Sedangkan Dian dipukul menggunakan bambu hingga tangannya patah.

“Setelah melihat korban tidak berdaya, pelaku kabur. Sedangkan warga di sana baru tahu kejadian itu setelah pelaku kabur. Kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit. Beberapa hari dirawat di rumah sakit, korban (Sigit) meninggal dunia,” kata sumber, Minggu (10/3).

Pascapenangkapan tersebut, polisi menggelar prarekonstruksi di TKP. Hal ini dilakukan untuk mencocokan pengakuan pelaku saat diperiksa dengan fakta di lapangan.

Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan saat dikonfirmasi, membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut. “Besok (hari ini) akan dirilis,” pungkasnya. (W9-soni)

Beri rating artikel ini!
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.