Peringati Nuzulul Quran, PTPN VII Santuni Ratusan Yatim Piatu

Bandarlampung, Warta9.com – PTPN VII menggelar peringatan Nuzulul Quran 17 Ramadhan 1439 H. Selain memperingati Nuzulul Quran, perusahaan perkebunan ini memberikan santunan kepada anak yatim, bertempat di Masjid Baitun Nabat, Komplek Perumahan Kantor Direksi, Selasa (5/6/2018) malam.

Acara diawali dengan buka puasa bersama, Shalat Maghrib berjamaah, dan makan bersama, solat isya dan tawarih, peringatan nuzul quran dan pemberian santunan anak yatim secara simbolis yang disampaikan oleh Direktur Operasional Husairi.

Kegiatan dihadiri oleh  Direktur Operasional Husairi, Kepala Bagian yang ada di Kantor Direksi, Manajer Unit, karyawan unit Kedaton, Pematang Kiwah, Bergen, Way Berulu.

Pada acara yang sama PTPN VII menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu yang ada di wilayah kerja di Provinsi Lampung sebanyak 652 orang. Santunan kepada 652 orang ini merupakan partisipasi karyawan kantor direksi PTPN VII.

Dalam sambutannya Direktur Operasional Husairi mengapresiasi kepada seluruh karyawan yang telah menyisihkan sebagian rejekinya untuk diberikan kepada anak yatim piatu. Ini adalah bulan baik untuk berbuat baik. Terutama bersedekah guna membantu saudara-saudara kita yang lemah dan memang sangat membutuhkan. Sebab, berbuat baik pada Bulan Ramadhan pahalanya akan dilipat gandakan oleh Alloh SWT.

Mengimbau kepada kita semua, terutama insan PTPN VII untuk berbuat baik terus sepanjang masa, tidak harus menunggu momen Ramadhan yang pahalanya dilipat gandakan. Sebab, sesungguhnya berbuat baik kepada orang lain itu, apapun bentuknya, merupakan investasi kita, baik ketika masih di dunia, dan yang pasti ketika nanti kita sudah menghadap Alloh SWT.

Ia juga mengapresiasi tema acara yang memadukan konsep amaliah ibadah dengan konsep laku kehidupan. Yakni, “Meraih Kejayaan PTPN VII bersama Al-Quran”.

“Tema ini amat penting dan mendasar, terlebih perusahaan kita sedang dalam ujian yang cukup berat sehingga membutuhkan petunjuk arah yang benar-benar lurus. Dan, selurus-lurus serta sebenar-benar petunjuk adalah al-Quran.

Seperti ayat pertama yang turun sebagai wahyu Alloh kepada Nabi Muhammad SAW, yakni Iqro’ yang artinya “bacalah!”, maka tema ini amat penting ketika kita sedang mendapati masalah. Intinya, bacalah Quran sebagai petunjuk dan pemandu hidup kita,” katanya.

Ia melanjutkan, pada hakikatnya, nilai-nilai yang terkandung dalam ajaran Quran itu juga sudah kita sarikan dalam tagline perusahaan kita saat ini. Kita punya slogan “Jujur, Tulus, Ikhlas” itu sesungguhnya sari pati dari ajaran Quran.

Oleh karena itu, saya mengajak kita semua, terutama karyawan insan PTPN VII untuk kembali ke khittah, ajaran Qur’an, dan mengamalkannya dalam kehidupan. Melaksanakan kerja dengan jujur, tulus, ikhlas itu juga bagian dari mengamalkan kandungan Al-Qur’an.

Sementara dalam tausiyahnya Ustad Zakaria Ahmad menerangkan tentang turunnya Al Quran. Turunnya Al-Qur’an merupakan peristiwa yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Karena dengan Al-Qur’an seseorang dapat keluar dari gelapnya kebodohan (zhulumatil jahli) kepada ketinggian ilmu pengetahuan dan ma’rifah (ufuqil ‘ilmu wal ma’rifah); dari gelap gulita kekafiran menuju cahaya kebenaran, yaitu dinul Islam.

Kitab suci Al-Qur’an pertama kali diturunkan di bulan Ramadhan, tepatnya pada tanggal 17 Ramadhan. Karenanya tanggal 17 Ramadhan merupakan tonggak panjang dalam sejarah umat manusia, yang memisahkan antara zaman gelap gulita dengan zaman terang benderang, antara yang haq dan yang batil. (W9-jam)

author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.