Mahasiswa Teknokrat Demo Multi Media Effect dan IoT di depan Siswa dan Guru

Bandarlampung, Warta9.com – Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia tampil sebagai pembicara dalam Seminar Teknologi Informasi 2019, di Indoor Gelanggang Mahasiswa, Sabtu (9/2/2019). Tak cuma itu, mahasiswa juga melakukan demo teknologi informasi di depan ratusan siswa dan guru.

Seminar yang diikuti pelajar SMA/SMK/MA ini, mengambil thema “Facing The Future by Fastering Creative and Innovative Generations Throught Information Comunication Technology”.

Sesi pertama dua mahasiswa Teknokrat tampil memaparkan Teknologi Informasi yaitu, Hamdan dan Firdaus. Keduanya membahas masalah Multi Media dan efek, serta visual effect.

Multimedia kata Hamdan, media yang menggabungkan dua unsur atau lebih media yang terdiri dari teks, grafis, gambar, foto, audio, video dan animasi secara terintegrasi. Multimedia terbagi menjadi dua kategori, yaitu: multimedia linier dan multimedia interaktif.

Kemudian, visual effect atau yang dikenal VFX, merupakan teknik yang digunakan dalam industri film, televisi, dan animasi yang menyertakan proses manipulasi tertentu di luar adegan pengambilan gambar syuting asli. Simpelnya adalah menciptakan suatu peristiwa, kejadian, atau latar suasana menggunakan bantuan CGI (Computer Generated Imagery) agar sama dengan kenyataanya.

Perkembangan CGI sendiri sangat pesat hingga saat ini hampir disemua film merupakan hasil dari CGI, Aplikasi CGI saat ini beragam seperti Cinema 4d, Maya, Nuke, Blender, 3ds Max, After effect dan lain lain.

Menurut Handan dan Firdaus, Visual Effect sendiri sekarang sudah mudah dipelajari hanya dengan bermodalkan internet.

Dua mahasiswa Teknokrat tersebut juga mempraktekan atau melakukan demo multimedia dengan mempraktekan siswa SMAN 2 Natar Lampung Selatan.

Kemudian sesi kedua, dua mahasiswa juga tampil yaitu, Agungestu dan Edi Susanto. Dua mahasiswa ini membahas dan demo tentang Internet of Thing (IoT). Menurut keduanya, IoT mempunyai banyak keuntungan yaitu, memudahkan segala aspek dalam kehidupan manusia. Mengurangi batasan antara customer dengan pelanggan. Penerapan teknologi ini juga bermanfaat bagi dunia industri untuk mempermudah inovasi.

Agung dan Edi juga demo smart helmet Helm berbasis internet of thing (IoT) ini pernah meraih juara nasional. Helm yang dibuat mahasiswa Teknokrat ini, terdiri dari empat fitur yaitu, Helmet savety belt, Sleepy buzzer, Accident notification, danTracking location. Keempat fitur tersebut memiliki fungsi untuk menunjang keselamatan pengemudi dalam berkendara. (W9-jam)

author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.