Letusan Vulkanik Gunung Seminung Membentuk Tempat Tujuan Wisata Danau Ranau

Lumbok Seminung, Warta9.com -Dahsyatnya letusan vulkanik Gunung Seminung pada ratusan tahun silam telah membentuk Danau vulkanik, yaitu Danau Ranau yang kini menjadi Danau terbesar kedua di Pulau Andalas Sumatera.

Danau Ranau terletak diujung Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung yang berbatasan dengan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan. Danau Ranau masuk kedalam wilayah administratif dua wilayah, yaitu Kabupaten Lambar Provinsi Lampung dan Kabupaten OKU Sumatera Selatan.

Danau Ranau merupakan sebagai salah satu andalan wisata didaerah Lampung yang terletak di Kecamatan Lumbok Seminung, kabupaten Lambar dan lokasinya berada tepat dikaki Gunung Seminung.

Berjarak sekitar 35 kilometer dari pusat kota Liwa Ibukota Kabupaten Lampung Barat, menuju kelokasi Danau Ranau dapat terjangkau dengan menggunakan kendaraan jenis roda dua dan roda empat dengan memakan waktu sekitar 1 hingga 2 jam dalam perjalanan santai yang juga akan melintasi perbukitan hijau, hamparan sawah-sawah warga yang berada di kiri dan kanan jalan raya, serta melintasi perkebunan warga yang mengelilingi gunung Seminung yang merupakan gunung vulkanik dan sebagai salah satu gunung tertinggi di Lampung Barat.

Tentunya perjalanan panjang dengan memakan waktu lama tidak menjadi terasa oleh keindahan pemandangan disepanjang jalan yang memanjakan pandangan mata, apalagi tatkala sampai dikecamatan Lumbok Seminung, kelelahan dan keletihan akan sirna oleh hamparan sawah ditepian jalan, selain disambut dengan hamparan birunya air danau yang tenang dan berombak. Ada juga keramba apung yang berbaris rapi seakan menghiasi disekitar hamparan danau, bagaikan lukisan dari tangan agung sang Pencipta alam semesta.

Dengan iklim cuaca yang sangat bersahabat, serta diiringi semilir angin, kita akan semakin betah guna tetap dilokasi Danau Ranau untuk selalu menikmati suguhan alam yang sangat luar biasa tersebut.

Guna berupaya maksimal dalam rangka menyambut bagi para pengunjung di Danau Ranau, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat telah memfasilitasi daerah tujuan wisata Danau Ranau dengan fasilitas yang asri dan nyaman, seperti telah dibangunnya Hotel Seminung Lumbok (Seminung Lumbok Resor) yang terletak diatas tepi Danau Ranau dengan luas sekitar 15 Hektare, dimana kawasan terpadu ini dikelilingi oleh panorama dan keindahan bentangan Bukit Barisan yang menghijau, serta gagahnya Gunung Seminung yang menjulang tinggi. Di Hotel Seminung Lumbok ini juga tersedia fasilitas cottage ditepian Danau Ranau, amat cocik bagi yang ingin berbulan madu atau nikmati saat liburan bersama keluarga. Selain itu di Hotel ini juga dilengkapi dengan convention hall guna mengadakan acara seminar, rapat, launching product dan acara resepsi pernikahan, disamping ada pula fasikitas pendukung lainnya, yaitu outbond area dan flying fox. Adapun aktivitas lain yang dapat dilakukan antra lain adalah mandi air panas (hot-spring), berenang, memancing, penenangan pikiran, bar, stay overnight, tracking, outbond, billyard dan melakukan penelitian ekologi danau serta apresiasi danau dan lain sebagainya.

Selain menyuguhkan pemandangan yang mampu memanjakan mata, Danau Ranau, danau vulkanik ini juga menjadi sumber kehidupan bagi warga sekitar yang sebagian warga adalah notabene sebagai Nelayan tangkap dan keramba yang terus mensuplai sebagian besar pasokan Ikan konsumsi di Lampung Barat hingga sampai keluar Kota. Adapun hasil perikanan yang bantak terdapat di Danau Ranau ini adalah jenis ikan mujair atau nila, dimana jenisnya berbeda dengan tempat lain sebab ikan didaerah Danau Ranau ini memiliki karakteristik yang lebih gurih dan berlemak, dibandingkan dengan ikan yang dibudidaya dalam kolam atau ikan tangkap sungai. Dan jenis ikan nila bakar ini banyak dijual dibeberapa rumah makan yang berada ditepian Danau Ranau dengan menu tidak memakai bumbu dan minyak kelapa, hanya dengan menggunakan garam sebagai tonjolkan keunikan citarasa ikan segar yang memang telah manis, gurih dan berlemak.

Disekitar Danau Ranau terdapat pula Desa Wisata “Mupadu”, dimana didesa ini para Pengunjung dapat menikmati aktivitas keseharian masyarakat yang tidak lepas dari Danau Ranau. Didesa ini juga pengunjung dapat menikmati rasa tidur didalam rumah panggung selayaknya warga setempat, dengan menempati Homestay dengan tarif jasa sewa terjangkau. Dilokasi ini juga ada Pondok Wisata milik Dinas Perikanan Pemkab Lambar yang dibangun dengan arsitektur khas Lampung serta dikomersilkan dengan nilai harga yang terjangkau.

Menikmati segala suguhan keindahan yang ada di Bumi Sekala Brak Negeri Asal Saibatin Kabupaten Lampung Barat ini, jika di cermati seksama, sesungguhnya terdapat kearifan lokal yang masih terjaga hingga kini, seperti di Pekon Sukabanjar, masyarakatnya dilarang berburu Rusa yang banyak terdapat didaerah itu dan untuk bangunan rumah disana, tidak boleh menghadap atau membelakangi Danau Ranau, perangai kepercayaan ini sudah turun-menurun diwariskan oleh para pendahulu yang menetap diwilayah ini. (W9-Ica)

author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.