Lampung Barat Surganya Penikmat Kopi

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus Saat Sedang Menikmati Seduan Kopi Lambar

Liwa, Warta9.com – Kabupaten Lampung Barat adalah dikenal sebagai Kabupaten Produsen Kopi terbesar di Sang Bumi Ruwa Jurai Provinsi Lampung, dimana sepertiga Kopi Robusta yang dihasilkan oleh Provinsi Lampung, dipasok dari Bumi Sekala Brak Kabupaten Lambar ini. Kopi Robusta Kabupaten Lambar memiliki kekhasan citarasa yang berbeda dengan kopi jenis serupa dari daerah lain. Tidak berlebihan bila kita bicara Kopi, jadi ingat Lampung Barat Surganya Penikmat Kopi, taglen untuk kabupaten ini.

Adapun luas perkebunan Kopi yang dimiliki Kabupaten Lambar adalah mencapai 53.612 Hektare dengan produksi mencapai 57.664 ton. Ketuka kita memasuki wilayah Lambar kita langsung disuguhkan oleh luasnya hamparan perkebunan Kopi yang terbentang disepanjang jalan dan ditambah dengan cuaca sejuk yang membuat kedamaian bagi para penikmatnya.

Pada setiap bulan oktober, kita akan diauguhkan oleh aroma bunga Kopi yang begitu harum, menpesona dan penuh kenangan. Kemudian pada bulan Juli tahun berikutnya bunga Kopi telah berubah menjadi biji-biji Kopi yang menerah disepanjang hamparan kebun warga Petani Lambar. Diketahui, bagi masyarakat Lambar, Kopi telah menjadi urat nadi ekonomi yang telah diusahakan secara turun-menurun dan hampir sekitar 70% (persen) Penduduk Kabupaten Lampung Barat adalah sebagai Petani Kopi, sehingga Kopi Robusta Lampung nerupakan salah saru warisan leluhur yang harus dilestarikan sumber daya alamnya.

Kopi juga merupakan perwujudan keramahan masyarakat Lambar, dimana setiap tamu yang berkunjung akan disahikan seduan segelas Kopi robusta hangat yang diseduh dengan gula merah dan disandingkan buah tat yang menjadi jamuan wahib masyarakat Lampung. Kopi Lampung sudah sangat pantas dikategorikan sebagai salah satu Kopi terbaik di Indonesia yang terkenal karena hal keistimewaan aroma dan rasanya. Hal tersebut dibuktikan dengan hasilnUji Citarasa yang setiap tahun dilakukan oleh Puslitkoka Jember dengan nilai mencapai skor diatas 80, yang artinya masyk dalam kategori Very Good hingga Excelent.

Kopi Robusta berkualitas yang dihasilkan oleh Kabupaten Lambar telab hadir di cafe-cafe dengan nuansa khas anak muda dengan menyahikan berbagai jenis minuman Kooi dengan kualitas yang tidak kalah dari coffe shop, dengan harga yang lebih terjangkau. Kopi Lampung Barat juga telah memiliki Sertifikasi Indikasi Geografis dari Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia pada Tahun 2014 yang lalu.

Selain penfhasil Kopi Robusta, Lampung Barat juga merupakan daerah penfhasil Kopi termahal didunia, yaitu Kopi Luwak yang selalu dicari dan digemari oleh wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

Wisatawan dapat menemui Kopi Luwak disentra-sentra wilayah pengembangan Kopi Luwak yang ada tersebar dikecamatan Balik Bukit Lambar. Dan para Pengunjung selain dapat menikmati seduhan Kopi Luwak, juga dapat mengamati proses dalam pengolahan Kopi Luwak yang dihasilkan dari Musang yang telah dipelihara dengan memperhatikan asfek (sudut pandang) lingkungan.

Setelah negara Brazil, Vietnam dan Kolombia, negara Indonesia saat ini berada diposisi urutan ke empat, sebagai penghasil Kopi terbesar di dunia. Sementara, beberapa tahun silam, yaitu ditahun 1990-an, negara Vietnam pernah datang dan belajar Kopi ke kabupaten Lampung Barat.Semoga hal tersebut dapat memotivasi dan menjadi semangat baru bagi para Petani Kopi Lampung dalam terus membudidayakan Kopi agar semakin berkualitas tinggi.

Dikatakan oleh Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Lambar, Tri Umaryani, agar bagi penikmat Kopi, jika ritual ngopi di cafe mahal atau dikedai-kedai Kopi telah membosankan, maka sebaiknya mencoba untuk menikmati seduhan Kopi yang disajikan di Kampung Kopi Rigis Jaya yangvterletak dikecamatan Air Hitam, Kabupaten Lambar. Aroma kafein ditenfah kebun Kopi menjadi pilihan berwisata yang menjanjikan sensasi yang berbeda. Menikmati secangkir Kopi dengan kualitas tak kalah dari coffe-shop dengan harga yang lebih terjangkau sembari kita bercengkerama dengan masyarakat sekitar tentang indah dan damainya kehidupan di desa yang sulit kita jumpai di kota-kota besar.

Tri Umaryani juga menyampaikan bila selain para Pengunjung akan diajak menyapa pepohonan Kopi dengan berwisata ria mengelilingi kebun Kopi sambil belajar tentang budidaya Kopi dan cara mengilah biji Kopi hingga menjadi bubuk Kopi yang bwrkualitas citarasa Kopi khas Lampung. Selain itu pada masa panen Kopi tiba, para pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan buah Kopi yang memerah dan pengunjung juga dapat ikut tueut memanen buah Kopi tersebut.

Diketahui, selain Wisata Edukasi, di Kampung Kopi saat ini juga sedang dibangun Agro Tekhno Park Kopi Robusta Liwa-Lampung yang diharapkan dapat menjadi Pusat Pendidikan dan Informasi, serta Etalase Kopi Robusta Lambar. (W9-Ica)

Beri rating artikel ini!
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.