Bupati Winarti Akan Kembangkan Dinasti Wisata Potensial di Tuba

Tulang Bawang, Warta9.com – Pemkab Tulang Bawang akan menerapkan beberapa dinasti wisata potensial yang dapat berkembang pesat di wilayah Kabupaten tersebut. Penerapan dinasti wisata itu akan dikembangkan bupati setelah sebelumnya mempelajari tatakelola dari Pemkot Kota Batu, Jawa Timur.

Bupati Tulang Bawang Hj. Winarti, SE, MH melihat perkembangan jaman saat ini, dan menyebutkan beberapa orang bupati jaman Now sama halnya dengan sebutan generasi millenial. Dimana generasi muda yang energic, harus lebih pintar melihat potensi saat mengunjungi Kota Batu beberapa waktu lalu. Menurut dia, ada beberapa hal yang bisa dijadikan contoh, seperti proses birokrasi yang tidak bertele-tele, juga beberapa destinasi potensial yang luar biasa.

“Jika nantinya kabupaten berjuluk Sai Bumi Nenggah Nyappur ini mendapat kunjungan dari kepala daerah lain, kita akan membawa mereka berkeliling ke Destinasi yang sudah kita miliki, diantaranya Kawasan Wisata Cakat Raya, Centra Pengerajin Sulaman Maduarow di Unit II, dan Sungai Way Tulang Bawang yang juga akan ditata menjadi wisata air, serta lokasi-lokasi strategis lainnya.

“Saya mengajak seluruh elemen untuk berbuat, berinovasi kaum muda Tulangbawang, karena saya akan merasa berdosa kepada leluhur Tulangbawang, jika saya tidak berbuat untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” ucap Bunda Winarti panggilan akrab Bupati, Sabtu (01/09/2018).

Zaman saat ini, sambung Bupati Cantik pertama di Tulang Bawang ini, bahwa ditengah kondisi demikian bila ada tempat strategis harus direspon dengan dibuatkan tempat duduk dan ditata dengan baik, dengan harapan menjadi tempat favorit masyarakat untuk berfoto selfie.

“Saya akan mendorong lokasi-lokasi yang berpotensi, terutama seperti Wisata Cakat Raya, yang saat ini sedang kita bangun berkolaborasi antara Pemda, Kampung dan masyarakat, ini bukti kita bisa kok,” papar Bupati Bergerak Melayani Warga ini. (W9-Wan)

author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.